March 30, 2012

Terima kasih....

Disaat kita tiba di penghujung tahapan hidup kita, kita akan berusaha mengingat saat-saat indah dan berusaha melupakan saat-saat buruk. Dan saat kita berusaha memikirkan tentang masa depan, kita akan mulai khawatir, dan mulai berfikir.....apa yang akan kulakukan!!??
Aku akan ada dimana 10 tahun mendatang?
Tetapi mungkin dapat ku katakan pada kalian, hei.....lihat aku!!
Kumohon jangan terlalu khawatir, karena pada akhirnya umur kita tidak panjang di bumi ini. Hidup akan berlalu dengan cepat.
Dan jika kalian pernah merasa tertekan, pandanglah langit di musim panas. Di saat bintang-bintang bersinar di malam yang lembut.....dan di saat bintang jatuh menyeruak, mengubah malam menjadi siang. Ajukanlah permohonan.....
Jadikanlah hidup kalian "spektakuler".....!!
Terima kasih Ibu.....

March 29, 2012

Hanya Kau

Jangan menangis, hapus air matamu.....
Janganlah pergi, cinta itu hanyalah mimpi.....

Kenangan yang tertinggal di saat itu, tak tahu kemana cinta pergi.
Pujaanku hilang ditelan mimpi.....

Percayalah kepadaku, kau tak akan mati.....
Karenanya percayalah jangan menangis.
Apapun yang terjadi, hanya kau yang kucinta,
cintaku membara, kenanganku hanyalah kau.

Fol in Lop...!!

Susah bernafas rasanya seperti melayang, sangat penuh dengan "CINTA" hatiku serasa meledak.
Mulut terasa kering, tanganku gemetar....
Hatiku milikmu jika kau mau....

Bertingkah laku aneh, seperti bukan diriku.
Menari-nari seperti peri....
Sudah tiba waktunya si Culun yang malang ini merasakan jatuh cinta. 

Aku

Beginilah aku.....pusing memikirkan masa depanku.
Apakah yang akan ku raih nanti!!??
Cita-cita, ataukah....

Hidup, apakah dapat dibilang susah?
Terkadang tidak mudah untuk diraih.....
Mengapa aku ini, hanya bisa mengeluh pada-MU.

Kuatkanlah aku dalam pergumulan ini.
Dan berikanlah aku kepastian untuk mendapat jawabannya.
Yang akan selalu ku nanti, hingga ajalku nanti. 

March 08, 2012

mintalah.....carilah, ketuklah...!!

Mat 7:7
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;
carilah, maka kamu akan mendapat;
ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”

Apa yang diminta? Yang diinginkan.
Apa yang dicari? Yang tersembunyi.
Apa yang diketuk? Yang tertutup.

Siapa yang minta, dan siapa yang memberi?
Manusia adalah permintaan,
dan Tuhan adalah pemberian.

Siapa yang seharusnya dicari manusia?
Dia yang menjadikan manusia anak-Nya,
dan sendiri adalah Bapa baginya.

Pintu manakah yang perlu diketuk?
Pintu hati sendiri.
Sebab dalam hati itu Tuhan selalu hadir,
tetapi manusia tak mampu membukanya sendiri.

Manusia harus minta, mencari, mengetuk
untuk bertemu dengan Dia
dan mencintai-Nya sekarang dan selamanya.

BERDOA SAMPAI SESUATU TERJADI


Seorang laki-laki sedang tidur di pondoknya ketika kamarnya tiba-tiba menjadi terang, dan nampaklah Sang Juruselamat. Tuhan berkata padanya bahwa ada pekerjaan yang harus dilakukannya.

Lalu Tuhan menunjukkan padanya sebuah batu besar di depan pondoknya. Tuhan menjelaskan bahwa ia harus mendorong batu itu dengan seluruh kekuatannya.

Hal ini dikerjakan laki-laki itu setiap hari. Bertahun- tahun ia bekerja sejak matahari terbit sampai terbenam, pundaknya sering menjadi kaku menahan dingin, ia kelelahan karena mendorong dengan seluruh kemampuannya. Setiap malam laki-laki itu kembali ke kamarnya dengan sedih dan cemas, merasa bahwa sepanjang harinya kosong dan tersia-sia.

Ketika laki-laki itu mulai putus asa, si Iblis pun mulai mengambil bagian untuk mengacaukan pikirannya " Sekian lama kau telah mendorong batu itu tetapi batu itu tidak bergeming. Apa kau ingin bunuh diri? Kau tidak akan pernah bisa memindahkannnya."

Lalu, ditunjukkannya pada laki-laki itu bahwa tugas itu sangat tidak masuk akal dan salah. Pikiran tersebut kemudian membuat laki-laki itu putus asa dan patah semangat.

"Mengapa aku harus bunuh diri seperti ini?" pikirnya. "Aku akan menyisihkan waktuku, dengan sedikit usaha, dan itu akan cukup baik."

Dan itulah yang direncanakan, sampai suatu hari diputuskannya untuk berdoa dan membawa pikiran yang mengganggu itu kepada Tuhan.

"Tuhan," katanya " Aku telah bekerja keras sekian lama dan melayaniMu, dengan segenap kekuatanku melakukan apa yang Kau inginkan. Tetapi sampai sekarang aku tidak dapat menggerakkan batu itu setengah milimeterpun. Mengapa? Mengapa aku gagal?'"

Tuhan mendengarnya dengan penuh perhatian," Sahabatku, ketika aku memintamu untuk melayaniKu dan kau menyanggupi, Aku berkata bahwa tugasmu adalah mendorong batu itu dengan seluruh kekuatanmu seperti yang telah kau lakukan. Tapi tidak sekalipun Aku berkata bahwa kau mesti menggesernya. Tugasmu hanyalah mendorong. Dan kini kau datang padaKu dengan tenaga terkuras, berpikir bahwa kau telah gagal. tetapi apakah benar? Lihatlah dirimu. Lenganmu kuat dan berotot, punggungmu tegap dan coklat, tanganmu keras karena tekanan terus- menerus, dan kakimu menjadi gempal dan kuat. Sebaliknya kau telah bertumbuh banyak dan kini kemampuanmu melebihi sebelumnya. Meski kau belum menggeser batu itu. Tetapi panggilanmu adalah menurut dan mendorong dan belajar untuk setia dan percaya akan hikmatKu. Ini yang kau telah selesaikan. Aku, sahabatku, sekarang akan memindahkan batu itu. "

Terkadang, ketika kita mendengar suara Tuhan, kita cenderung menggunakan pikiran kita untuk menganalisa keinginanNya, sesungguhnya apa yang Tuhan inginkan adalah hal-hal yang sangat sederhana agar menuruti dan setia kepadaNya....

Dengan kata lain, berlatih menggeser gunung-gunung, tetapi kita tahu bahwa Tuhan selalu ada dan Dialah yang dapat memindahkannya. Ketika segalah sesuatu kelihatan keliru.... lakukan P.U.S.H. (PUSH = dorong)
Ketika pekerjaanmu mulai menurun.... lakukan P.U.S.H.
Ketika orang-orang tidak berlaku seperti yang semestinya mereka lakukan.... lakukan P.U.S.H.
Ketika uangmu seperti "lenyap" dan tagihan-tagihan mulai harus dibayar.... lakukan P.U.S.H.

P. Pray
U. Until
S. Something
H. Happens

Tuhan memberkati....

@BundaPenolong
http://bundapenolongabadi.blogspot.com/